PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta Klarifikasi Terkait Harga Tiket Pasca Lebaran 2025

JAKARTAPT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan adanya kenaikan harga tiket kereta api setelah Lebaran 1446 Hijriah/2025.

1. Alasan Penetapan Tarif

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan bahwa penetapan tarif kereta api telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan sistem tarif berdasarkan Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB) yang ditetapkan untuk Kereta Api Komersial atau KA Non-Subsidi.

“Sistem ini memberikan fleksibilitas kepada KAI dalam menentukan harga tiket, selama tetap berada dalam koridor yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata Ixfan di Jakarta, Sabtu (5/4/2025).

Menurutnya, dasar hukum penetapan TBA dan TBB merupakan bentuk regulasi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga tiket, terutama pada periode penting seperti musim mudik Lebaran. Hal ini bertujuan melindungi konsumen sekaligus menjamin keberlangsungan layanan transportasi publik yang aman dan nyaman.

2. Kebijakan Penjualan Tiket

Dalam konteks penjualan tiket mudik Lebaran 2025, KAI tetap berkomitmen menjaga keterjangkauan harga tiket sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tidak ada lonjakan harga di luar batas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Penyesuaian harga dilakukan secara transparan dan mengikuti mekanisme pasar dalam koridor TBA-TBB,” jelas Ixfan.

Ia juga menambahkan bahwa harga tiket komersial (kelas eksekutif dan bisnis) disesuaikan dengan permintaan pasar, namun tetap dalam batas tarif yang diperbolehkan oleh regulasi.

3. Tiket Ekonomi Bersubsidi

Sementara itu, tiket kelas ekonomi yang mendapatkan subsidi dari pemerintah (Public Service Obligation/PSO) tetap tersedia dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Sistem tarif TBA-TBB memastikan keseimbangan antara kepentingan operasional perusahaan dan perlindungan konsumen. Dengan adanya subsidi PSO serta pengawasan dari Kemenhub, KAI terus berkomitmen menyediakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ixfan.

4. Tips Mendapatkan Tiket dengan Harga Terjangkau

Untuk membantu pelanggan memperoleh tiket dengan harga yang lebih terjangkau, berikut beberapa tips yang disarankan oleh KAI:

  1. Pesan tiket lebih awal – Semakin cepat Anda memesan tiket, semakin besar peluang mendapatkan harga pada batas bawah.
  2. Pilih kelas ekonomi subsidi (PSO) – Tiket ini mendapatkan subsidi dari pemerintah, sehingga lebih murah dibandingkan kelas komersial.
  3. Gunakan aplikasi resmi KAI – Unduh dan pantau secara berkala aplikasi KAI Access atau kunjungi situs resmi KAI untuk informasi harga dan promo.
  4. Rencanakan perjalanan di luar puncak liburan – Tiket pada hari kerja atau di luar musim puncak umumnya lebih murah.
  5. Manfaatkan program promo – Ikuti berbagai promo dan diskon resmi dari KAI yang diumumkan pada waktu-waktu tertentu.

Dengan langkah-langkah tersebut, masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih efisien dan hemat. PT KAI juga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang agar perjalanan mereka tetap nyaman dan terjangkau.